Warga Terdampak Proyek Normalisasi Sungai Perak Belum Terima Ganti Rugi

By Administrator 29 Des 2020, 15:23:23 WIB Informasi Publik
Warga Terdampak Proyek Normalisasi Sungai Perak Belum Terima Ganti Rugi

KUDUS – Proyek Normalisasi Sungai Perak di Dukuh Sumber Desa Hadipolo Kabupaten Kudus dengan nilai kontrak Rp 194.000.000 dikerjakan penyedia jasa CV Guntur Perkasa, diduga tidak memberikan ganti rugi bagi pemilik tanha yang terdampak proyek tersebut.  

“Saya sangat kecewa atas proyek ini, pasalnya sebagian tanah saya tergusur tanpa ada ganti rugi,tanpa ada sosialisasi,tanpa ada pemberitahuan  sama sekali dari desa maupun dari CV penyedia jasa. Sedang di atas tanah yang tergusur tertanami  pohon pisang, lamtoro dan Randu yang sangat menunjang untuk tambahan pendapatan ekonomi keluarga  saya,” demikian dikatakan Ida Rahmawati warga RT 01 RW 05 Sumber Hadipolo yang terdampak merasa di rugikan atas proyek ini.

Ternyata kekecewaan ini tidak hanya dirasakan oleh Ida, tetapi ada sembilan warga lainya yang terdampak lainya telah mengadu ke LSM KPMP hal ini dibenarkan oleh Edy MAC LSM KPMP Kecamatan Jekulo.  “Ini sebuah tangung jawab sosial atas dampak dapak kekecewaan warga Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo menjadi tangung jawab pemantauan di wilayah kami, demi dan untuk meluruskan  permasalahan yang timbul setelah adanya proyek ini,” demikian di katakan Edy.

Baca Lainnya :

Menindak lanjuti atas permasalahan yang ada Sekertaris LSM KPMP Agus Supriyono dan satu anggotanya Sugeng Riyanto, Selasa (29/12/2020) datang ke Balai Desa Hadipolo menemui Kepala desa untuk menanyakan sejauh mana penyelesaian atas kekecewaan warga yang terdampak yang kami duga sangat lambat penyelesainnya.

Kedatangan mereka disambut baik oleh Suleman Slamet Kepala Desa Hadipolo dan Fatoni Kadus Sumber Hadipolo. Kadus Fatoni mengatakan, bahwa pertemuan bulan lalu untuk masalah kekecewaan warga tidak akan lama akan diselesaikan.

“Ternyata sampai sekarang belum ada penyelesaiannya, untuk itulah pihaknya datang untuk memohon keterangan atas ucapan Fatoni,” ucap Agus Supriyanto Sekertaris LSM KPMP.


Suleman Slamet Kepala Desa Hadipolo mengatakan, demi dan untuk jelasnya masalah ini agar terselesaikan. “ Segera kami undang semua warga yang terdampak yang dikawal LSM KPMP dan instansi yang terkait untuk duduk bareng di Balai desa agar secepatnya terselesaikan masalah ini,” demikaian janji Suleman Slamet Kepala desa Hadipolo.

Edy Ketua MAC Kecamatan Jekulo menjelaskan apabila atas janji kepala desa hari ini tidak juga terselaikan secepatnya maka kami LSM KPMP akan meneruskan ke jalur hukum.

Reporter: Alamsyah/Biro Kudus

Editor: Embong Sriyadi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment