Pertemuan Warga Terdampak Proyek CV Guntur Perkasa Tunggu Negoisasi

By Administrator 07 Jan 2021, 20:41:11 WIB Seputar pantura
Pertemuan Warga Terdampak Proyek CV Guntur Perkasa Tunggu Negoisasi

KUDUS - Suleman Slamet  Kepala Desa Hadipolo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus tepati janjinya untuk pertemukan beberapa  warganya yang kecewa atas proyek normalisasi sungai Perak di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat Komando Pejuang Merah Putih ( LSM KPMP ) dengan pihak pengembang CV Guntur Perkasa

Dalam mengawali audensi Kades Hadipolo Suleman Slamet mengatakan, bahwa tidak ada masalah yang tidak selesai jika kita dapat duduk bareng untuk tidak saling menyalahkan tetapi mencari titik temu untuk saling menghormati.

“Maka saya menjembatani mempertemukan kedua belah pihak di balai desa in dan berdasarkan atas surat yang masuk yang  telah saya terima,tertulis disini  beberapa warga kami yang kecewa  telah memberikan kuasa pada KPMP untuk itu silahkan  dirembuk secara baik baik antara KPMP dan CV Guntur Perkasa atas apa yang diinginkan warga yang terdampak, jangan sampai permasalahan ini melebar kemana mana,sebab ini hanya kesalah pahaman akibat minimnya komunikasi,” demikian arahan Kades Hadipolo.

Baca Lainnya :

Musbiyanto alias Kang Bie Ketua KPMP Markas Cabang Kudus     menguraikan sebab masalah ini timbul karEna tidak ada pemberitahuan kepada warga yang terdampak ketika pelaksanaan proyek tiba-tiba tanpa permisi mengunakan hak tanah warga, sehingga terjadi ketersinggungan yang berkepanjangan. Akan tetapi bila mana pada hari ini pihak pengembang telah hadir dan dapat memahami atas apa yang diinginkan warga yang terdampak.

“Maka Kami dari KPMP berharap dari apa yang di inginkan warga untuk dapat bersepakat bersama dengan pihak penyedia jasa,akan tetapi bila mana belum ada titik temu maka kami tetap mengawal sampai masalah ini terselesaikan,” demikian di tegaskan Kang Bie

Masih di tempat yang sama setelah audiensi selesai dan atas arahan Kepala Desa juga disetujui KPMP tersebut satu nama Sugeng Riyadi   mewakili juru bicara dariwarga yang terdampak untuk bernegosiasi dengan Hadi pihak yang mewakili dari CV Guntur Perkasa.

“Kami harap dari pihak Pengembang dapat memahami atas kekecewaan kami,untuk itu kami mohon tali asih yang terpantaskan, terhitung satu persatu warga yang terdampak dari kerugianya masing masing jangan di sama ratakan sebab kerugian warga berbeda beda dari tanaman yang ditanam di atas tanah yg terkena imbas proyek ada pohon pisang, lamtoro, randu dan bambu,” ucap Sugeng Riyadi.

Sementera mewakili pihak pengembang, Hadi mengatakan pihaknya tidak dapat mengeluarkan ganti rugi karena proyek sudah sesuai SOP. Tetapi pihaknya masih peduli memberikan tali asih atau apalah itu namanya untuk.

”Kami punya rasa manusiawi pasti akan kami berikan asal tidak berlebihan memberatkan pihak kami demikian di katakan Hadi  pihak pengembang yang mewakili dan Hadi bisa memahami atas uraian satu persatu dari warga yang terdampak tetapi saya bukan pemilik atas CV Guntur Perkasa maka saya minta waktu untuk hasil hari ini akan saya sampaikan kepada pemilik CV ini yang hasilnya akan saya sampaikan kepada Sugeng Riyadi secepatnya,” demikian dikatakan Hadi pada awak media ini.

Reporter: Alamsyah/Biro Kudus

Editor: Embong Sriyadi 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment