Mobil Ambulance Desa Gondoharum Diduga Tabrak Aturan

By Administrator 15 Jan 2021, 13:37:44 WIB Kesehatan
Mobil Ambulance Desa Gondoharum Diduga Tabrak Aturan

Mobil Ambulance Desa Gondoharum Yang Diduga Bermasalah


Kudus, panturaonline.com - Baru baru ini beberapa desa di Kabupaten Kudus sedang marak mendatangkan Mobil Ambulance untuk memenui kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakatnya

Di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus baru saja melakukan Pengadaan Mobil Ambulans Merek Daihatsu Grandmax namun dalam pengadaanya diduga menabrak banyak aturan 

Team panturaonline.com mengunjungi Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus (15/01/2021) Mobil Ambulance berwarna silver tersebut sudah terparkir di halaman desa Gondoharum namun mobil yang memiliki light bar merah (Red : Lampu rotator) tersebut sepertinya banyak yang janggal atau tidak sesuai dengan aturan

Baca Lainnya :

Mobil Baru yang disebut sebagai Ambulance tersebut setelah dibuka sekilas memang seperti mobil ambulance pada umumnya hanya saja mobil tersebut masih menggunakan tandu angkat bukan stretcher otomatis sesuai dengan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Nomor 143/MENKES-KESOS/SK/II/2001 Tahun 201 tentang Standarisasi Kendaraan Pelayanan Medik



Dilihat dari spesifikasi spesifikasi Ambulans Desa Gondoharum kemungkinan kecil mobil tersebut memiliki SRUT (Sertifikat Registrasi Uji Type) dan SKRB (Surat Keterangan Rubah Bentuk) Pasalnya Mobil Penumpang yang dirubah menjadi Kendaraan khusus Ambulans maka dalam pembuataannya wajib memiliki SRUT (Sertifikat Registrasi Uji Type) dan SKRB (Surat Keterangan Rubah Bentuk) seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah RI No 55 Tahun 2012 mengenai kendaraan. Aturan tersebut berbunyi, “Setiap kendaraan bermotor harus dilakukan uji tipe kendaraan bermotor yang memiliki definisi pengujian yang dilakukan terhadap fisik Kendaraan Bermotor atau penelitian terhadap rancang bangun dan rekayasa Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan atau Kereta Tempelan sebelum Kendaraan Bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/ atau diimpor secara massal serta Kendaraan Bermotor yang dimodifikasi“ 

Pengadaan Mobil Ambulance Desa yang bersumber dari ADD (Alokasi Dana Desa) atau DD (Danan Desa) memang menjadi anjuran pemerintah seperti pada Permendes PDTT nomor 16 tahun 2018 tentang prioritas penggunaan dan Pada Pasal 4 ayat (3) disebutkan bahwa penggunaan Dana Desa diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa. Pasal 5 ayat (2) huruf b yang berbunyi “pengadaan, pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan sarana prasarana pelayanan sosial dasar untuk pemenuhan kebutuhan: angka 1. kesehatan masyarakat

Dalam pengadaan Mobil Ambulans Desa juga harus memenuhi banyak unsur mengingat dana yang digunakan bersumber dari dana pemerintah seperti yang diatur pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor : 13 Tahun 2013 tentang Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa Di Desa

Team panturaonline.com mencoba mengkonfirmasi terkait banyak nya termuan pada Pengadaan Mobil Ambulans, Kasmiran kepala desa gondoharum kecamatan Jekulo kabupaten Kudus di kantor desa mengungapkan “Saya hanya di tawari sales saja tanpa berfikir spesifikasi yang disyaratkan untuk Mobil Ambulance" ungkapnya

"Saya sendiri sudah memperlihatkan Mobil Ambulancenya ke pak camat dan pak camat tidak berkomentar apa terkait mobil tersebut" jelasnya

"Kalo memang kendaraan ini tidak sesuai spesifikasi yang dimaksud, kami akan konsultasi lafi ke pak camat" pungkasnya

Team panturaonline.com mencoba menelusuri ke Camat Jekulo Kabupaten Kudus Wisnu Broto P.J, SH "Saya malah baru tahu kalo Desa Gondoharum sudah beli Mobil Ambulance, mereka tidak koordinasi dengan kita" Jelasnya

Disinggung terkait mobil ambulance yang tidak sesuai dengan spesifikasi Camat Jekulo menyampaikan "Kami akan minta penjelasan dari Desa Gondoharum, kalo memang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan tentu kami minta untuk memperbaikinya" Ungkapnya

"Mobil Ambulance itu fungsinya vital jadi spek nya juga harus mengikuti yang dipersyaratkan, tidak bisa asal asalan terlebih lagi itu dibiayai dari uang negara" Pungkasnya


Jurnalis : Biro Kudus

Editorial : Heri Hermawan





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment