Komisi 4 DPR RI Kunker dan Temu Wicara di Pemalang

By Administrator 05 Nov 2020, 23:31:09 WIB Sekilas info
Komisi 4 DPR RI Kunker dan Temu Wicara di Pemalang

PEMALANG - Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Komisi 4 beserta Rombongan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah disambut langsung oleh Bupati Pemalang, H. Junaedi, Forkompinda Kabupaten Pemalang, dan Forkompinkec BantarBolang. Agenda pertemuan di gelar di Desa Lenggerong dihadiri oleh Petani warga Desa Lenggerong. Dalam agenda ini mendapat pengamanan dari Polsek Bantar Bolang, Polres Pemalang, Koramil, Satpol PP serta Dishub Pemalang, Kamis, ( 5 /11 ).

Kegiatan ini merupakan Kunjungan kerja ke wilayah yang ada Jawa Tengah, yang berlanjut di Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini digelar dalam Rangka Temu Wicara Kelompok Penerima Kegiatan Budaya Padi Kaya Gizi, sekaligus silaturohim warga Petani yang ada di Desa lenggerong, terkait Program Peningkatan Ketahanan Pangan yang ada di Kabupaten Pemalang.

Dalam kegiatan tersebut H.Junaedi Bupati Pemalang menyampaikan, bahwa dari kementerian Pertanian melalui Drijen Pertanian terkait Program Penanaman 2000 hektar lebih untuk pelaksanaan Penanaman Padi di kabupaten Pemalang. Program Penanaman Padi  ini termasuk Program Pemerintah Pusat untuk mengatasi stanting yang ada di Negri ini.

Baca Lainnya :

"Karena Kabupaten Pemalang termasuk penyumbang StUnting terbesar di Indonesia,  ada pilot projek dari 10 Desa yang ada Kabupaten Pemalang untuk mengatasi stunting. Melalui Program ini termasuk salah satunya untuk mengurangi stanting di Indonesia, karena padi yang yang Tanam menurut Pengajian dari Laboraterium Padi ini telah mengadung beberapa kandungan untuk mengatasi Stanting,” ujar Juanedi.

Luluk Nur Hamidah  salah satu anggota DPR RI komisi IV, menjelaskan, ini merupakan program dari Pemerintah Pusat guna mengatasi permalsahan stanting di Indonesia, khususnya yang ada di wiliyaha Jawa Tengah.

Luluk jug mengharapkan, agar Pemerintah Pusat melalui program ini, interpeksi beras sangat khusus, "maka kita bisa melakukan pencegahan yang lebih baik, kami harapkan petani harus di mudahkan jangan di persulit dalam hal penjualan dan pemasaran,”  tegas Luluk.

Luluk juga mengataknlan, dalam hal penjualan dan pemasaran juga Pemerintah Pusat agar ikut andil dan menyediakan kebutuhan dari Petani untuk menunjang kualitas beras yang di hasilkan. "Hasil yang diharapkan memenuhi targer, dan beras yang dihasilkan mengandung gizi yang baik sehingga Negara kita terbebas dari permasalahan stanting." Pungkas Luluk.

Reporter: Fatoni

Editor: Embong Sriyadi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment