Ketua KAWALI Kudus : Kalo Dianggap Main Main, Kawali & Warga Siap Turun Buat Aksi Besar

By Administrator 13 Feb 2021, 15:02:14 WIB Nasional
Ketua KAWALI Kudus : Kalo Dianggap Main Main, Kawali & Warga Siap Turun Buat Aksi Besar

Audensi KAWALI Kudus dengan Pihak Pihak Terkait


Kudus.panturaonline.com 13 Febuari 2021 Menyambung berita terdahulu bahwa Koalisi KAWALI Indonesia Lestari ( KAWALI) DPC Kudus yang akan memposisikan PT Engal Subur Kertas (ESK) terkait atas penyemaran lingkungungan berupa limbah cair dan debu batu bara untuk sejauh ini gugatan ke tanah hukum belum di lakukan oleh pihak Kawali, karna ada upaya itikad baik dari Dinas Kebangsaan dan Politik ( Kesbangpol) yang mencoba memfasilitasi dengn mengundang para pihak yang terkait, untuk duduk bersama mencari jalan keluar yang terbaik, demi kondisi kota Kudus tetap Kondusif, kata Harso Widodo Kepala Dinas Kesbangpol

Pada 11 Febuari 2021di Kantor Dinas Kesbangpol  saat audensi bersama Ketua Kawali Kudus Musbiyanto alias Kang Bie memberikan pemaparan "bahwa kejahatan yang dilakukannya PT ESK tidak bisa ditoleransi lagi atas sudah sangat merusak lingkungan di Desa Terban,hampir semua warga di dekat lingkungan pabrik sudah tidak punya lagi sumber mata air karna sumur sumur mereka sudah habis tersedot oleh Pabrik dan juga kami temukan Tiga warga terdampak akibat debu batu bara menjadi buta cacat permanen, hari ini kita sengaja membawa salah satu korban buta mata cacat permanen agar semua peserta audensi tau bahwa ini bukan main, main

Sungguh ironis sekali korban berobat sendiri selama bertahun tahun tidak ada  kepedulian sedikitpun dari pihak PT walaupun korban sudah melapor ke Pabrik, juga menjadi keprihatinan kami saat cek dilapangan melihat secara langsung, banyak anak kecil di dekat lingkungan Pabrik mengalami iritasi mata merah dan berair karna setiap hari harus berinteraksi dengan debu batu bara kata Kang Bie

Baca Lainnya :

"Kamipun mengecam keras ke pihak dinas KPKLH selaku dinas pengawas lingkungan hidup, sangat lalai menjalankan tugasnya, sedang berdasar peraturan, perlindungan, pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) menurut UU no 32 Tahun 2009 pasal 1 ayat ( 2 ) adalah upaya sistematis terpadu yng dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan atau kerusakan lingkungan hidup" ungkap Musbiyanto Ketua KAWALI DPC Kudus


Seperti diketahui bahwa pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia juga Perda Kabupaten Kudus no 6 Tahun 2015 tentang pengelolaan pengawasan lingkungan hidup berkewajiban mengevaluasi setiap per 6 bulan sekali melakukan kontrol atas fungsinya

"Lalu mengacu atas Perda tersebut, PKPLH selaku pemangku kebijakan sebagai pengawas linkungan hidup kemana,? mengapa sudah bertahun lamanya PT ESK seakan bebas dari kontrol, menunggu apa,? menunggu jatuh banyak korban, artinya Dinas PKPLH tidak peka, tidak becus bekerja, untuk itu kami pihak Kawali Kudus tetap akan menuntut secara Hukum ke Dinas PKPLH dan PT ESK" Tegsnya

Musbiyanto yang akrab di sapa Kang Bie juga menambahkan "bila mana kasus ini di angap main main maka jangan salahkan Kawali dan masyarakat desa Terban melakukan aksi demo besar-besaran" Ungkapnya

Kepala Desa Terban Supeno yang ikut hadir dalam audensi tersebut mendukung dan membenarkan apa yg di katakan Kang Bie  Ketua Kawali Cabang Kudus 

"Kami mendukung upaya dari temen temen Kawali Kudus yang mau dengan sukarela memperjuangkan warga terban yang sudah terkena dampak atas pencemaran lingkungan dari PT. ESK" ungkap Supeno Kepala Desa Terban

Pimpinan sidang Harso Widodo selaku Kepala Dinas Kesbangpol mendengar, mencatat, menampung atas segala aspirasi yang masuk dari semua peserta audensi yang hadir, dengan tegas, lugas satu persatu peserta audensi di berikan kesempatan yang sama untuk mengurai pemaparan tidak ada tendensi memihak pada salah satu pihak peserta audensi


"Saya pribadi berterima kasih atas semua kerjasamanya pada semua audien yang hadir  dan untuk itu saya juga minta maaf atas ke alpaan kami mengundang pihak PT ESK karna banyaknya permasalahan yang kami tangani sehingga kami benar benar lupa mengundang dari pihak PT, tetapi jangan hawatir pada selasa 16 Febuari kami akan undang PT ESK untuk duduk bareng bersama semua peserta audensi yang hadir hari ini agar masalah cepat selesai dan harus selesai  hari itu, demikian dikatakan Harso Widodo sekaligus mengakhiri audensi" ungkapnya


Biro Kudus   ( team sgg, svk, mkl, als)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment