Hamu Fauzi : Hari Ini GEMPAR akan Lakukan Aksi di DPRD Pemalang

By Administrator 05 Des 2020, 08:20:04 WIB Sekilas info
Hamu Fauzi : Hari Ini GEMPAR akan Lakukan Aksi di DPRD Pemalang

Hamu Fauzi - Koordinator Aksi GEMPAR


Pemalang, panturaonline.com - Sehari sebelum melakukan aksi Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya (GEMPAR) dan Aliansi Pemuda & Mahasiswa Pemalang melakukan press conference, terkait aksi yang akan dilakukan di hari sabtu tanggal 5 Desember 2020, disalah satu rumah makan di Pemalang, Jum'at sore (4/11).

Koordinator lapangan aksi dan ketua Gempar Hamu Fauzi mengatakan bahwa tujuan dari aksi ini  merupakan ungkapan aspirasi para mahasiswa dan pemuda Pemalang terhadap kinerja pemerintah dan DPRD Kabupaten Pemalang. Maka melihat bobrok dan buruknya kinerja Pemda dan DPRD Kabupaten Pemalang, maka kami Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya (GEMPAR) dan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pemalang akan menyelenggarakan aksi dengan tema besar “Raport merah Pendopo & DPRD Pemalang”. 

Ada beberapa point yang diungkapkan oleh Hamu Fauzi antara lain Pemerintah Kabupaten Pemalang sama sekali tidak mencontohkan Good Goverment, akuntabilitas serta keterbukaan informasi publik tidak dicontohkan sampai saat ini, hal ini menimbulkan asumsi-asumsi bahwa pemerintah daerah kabupaten Pemalang ada niat jahat terhadap rakyat.

Baca Lainnya :

"Terkait dana penanganan covid 18,3 M yang bersumber dari APBD pun tidak ada kejelasan dialokasikan kemana saja, untuk tenaga medis berapa?, untuk rumah sakit-rumah di daerah berapa ? untuk pengadaan alat rapid berapa ? dll, ketidak terbukaan tersebutlah yang membuat dugaan bahwa pemerintah daerah kabupaten pemalang memiliki niat jahat terhadap rakyat terlihat semakin nyata." katanya. 

Beberapa point bagi pemerintah Kabupaten Pemalang mengenai kacaunya perencanaan dan pembangunan daerah.

Buruknya pelayanan administrasi Kependudukan dipermasalahkan boleh para pemuda dan mahasiswa Pemalang juga menjadi sorotan bagi mahasiswa dan pemuda Pemalang. 

Hamu Fauzi dan teman-temannya juga menyoroti kinerja DPRD dibidang pengawasan. 

"Sampai detik ini kami katakan hanya “gimick” saja, hampir tidak ada pengawasan sama sekali yang dilakukan oleh DPRD terhadap kinerja PEMDA yang juga ugal ugalan"  kata Hamu. 

Dia mencontohkan mengenai  Investigasi DPRD terkait dana BPNT yang disunat, siapa pelakunya, bagaimana akhirnya ...?, investigasi pun menguap tidak ada jluntrungnya, DPRD terkesan tengah pansos dan melakukan gimick politik agar dikira fungsi pengawasannya sudah dilakukannya.

"Keracunan Ikan tongkol BPNT, siapa pelakunya, apa hukumannya..?" katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, disoal pula kehadiran pemerintah Kabupaten Pemalang dan DPRD terhadap  kepentingan pemuda dan mahasiswa. 

"Mereka malah membuat segregasi sosial, tradisi ningrat dari pembantu rakyat ini semakin menjadi-jadi sampai saat ini. Upaya – upaya untuk memparbaiki Indek Pembangunan Manusia (IPM) tidak pernah benar-benar dilakukan." jelas Hamu. 

Satu lagi yang disinggung oleh para mahasiswa terhadap DPRD, dimana mantan ketua DPRD Kabupaten Pemalang yang juga cabup dalam pilkada ini, ketika debat publik kemarin mengatakan  kampus-kampus di pemalang tidak bermutu, narasi pesimistis tersebut jelas mendiskreditkan mahasiswa pemalang, dan berpotensi mempersulit lulusan-lulusan pemalang nantinya.

Dalam Rapor kinerja pemkab Pemalang dan DPRD Kabupaten Pemalang, pada mahasiswa dan pemuda memberi nilai merah dengan angka 4 pada pemkab dan DPRD. (Sumber : Sarwo Edy)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment