BIDLABFOR Polda Jateng Sambangi Rembang, Cek Lokasi Limbah Jatisari

By Administrator 13 Jan 2021, 18:21:44 WIB Peristiwa
BIDLABFOR Polda Jateng Sambangi Rembang, Cek Lokasi Limbah Jatisari

Mobil DITLABFOR Polda Jawa Tengah


Rembang, panturaonline.comMobil berwarna abu abu khas kepolisian bertuliskan BIDLABFOR POLDA JATENG sambangi lokasi limbah di Desa Jatisari Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang (12/01/2021), dimungkinkan kendaraan tersebut membawa alat alat penguji limbah untuk melakukan pengujian limbah yang sempat viral di kabupaten Rembang tersebut

Limbah B3 di Jatisari sempat viral dan menjadi perbincangan masyarakat luas bahkan sudah menjadi isu nasional terlebih lagi dengan banyaknya media yang sudah memberitakan pasalnya tumpukan limbah tersebut mencapai hampir 30.000 ton dan dibiarkan menumpuk tanpa ada kejelasan dalam penangannya

Kerusakan lingkungan dan matinya beberapa ternak akibat limbah tersebut sudah di dengar langsung oleh DPRD Kabupaten Rembang melalui Audensi yang dua kali dilakukan oleh warga terdampak bersama DPRD Kabupaten Rembang

Baca Lainnya :

Hadirnya Mobil BIDLABFOR POLDA JATENG menjadi sebuah bukti bahwasanya Pihak Kepolisian masih menangani serius terkait limbah tersebut terlebih lagi sudah menjadi perbincangan masyarakat luas

Dihubungi melalui telpon ketua KAWALI Jawa Tengah Heri Hermawan terkait hadirnya mobil DITLABFOR tersebut menyampaikan "Kami dari KAWALI yang selama ini mengawal penanganan limbah memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah dalam keseriusannya menangani limbah di kabupaten rembang" ungkapnya

"KAWALI Jawa Tengah akan berkoordinasi dengan FMPLR (Red: Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Rembang) untuk memantau langsung terkait penanganan tersebut" sambungnya

"Sebelumnya dari GAKKUM KLHK juga sudah mendatangi langsung lokasi limbah dan menemui warga terdampak, semoga semua dapat memberikan kejelasan siapa yang harus bertanggung jawab dalam limbah tersebut" lanjutnya

"Sekarang musim hujan sedang mengalami intensitas yang tinggi, belatung juga sudah pada muncul pada lokasi limbah, kami juga sudah banyak mendengar keluhan dari warga yang takut akan longsor gunung limbah tersebut" sambungnya

Ketika ditanya harapan dari KAWALI terkait hadirnya BIDLABFOR POLDA JATENG heri menjawab "Kami berharap masyarakat segera mendapat jawaban atas keluhannya selama ini, masyarakat terdampak sudah berteriak meminta penanganan limbah segera terselesaikan" ungkapnya

"Kami menunggu pihak Kepolisian segera menentukan tersangkanya, dan KAWALI Jawa Tengah saat ini sedang berkoordinasi dengan KAWALI Pusat untuk melakukan gugatan Class action di Pengadilan Negeri Rembang agar masyarakat terdampak segera mendapat kepastian" pungkasnya

sebagai informasi tumpukan limbah yang hampir mencapai 30.000 ton tersebut bertolak dari Pelabuhan Kuala Tanjung Riau dengan nama perusahaan PT. ASAHAN MAS NABATI dan tujuan berlabuh pada Pelabuhan Rembang  dengan PBM (Red : Perusahaan Bongkar Muat) yaitu PT. PBM TIRTA KENCANA 

hingga berita ini diturunkan belum ada kejelasan siapa sebenarnya pemilik limbah tersebut walaupun isu yang beredar di luaran bahwa hadirnya puluhan ribu ton di Rembang atas restu dari penguasa, hal tersebut patut di telusuri lebih dalam walaupun pihak Dinas Lingkungan Hidup yang dalam hal ini kepanjangan tangan dari Bupati berfungsi sebagai pengawas di daerah apalagi ketidak tahuan dari DLH Rembang terkait puluhan ribu ton limbah yang hadir di Rembang sangat naif didengar

Kini warga terdampak berharap banyak kepada Penegak Hukum dan Pengambil Kebijakan agar permasahalan limbah segera diselesaikan dan Warga terdampak mendapat sebuah solusi yang terbaik.

Biro Rembang : Buma-Wawan

Editorial : Heri H/M Arifin 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment